Penjabat Bupati Buru Serahkan SK Pegwai PPPK
KAB BURU , Namleanews.com – Ratusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) , Tenaga Guru dan Tenaga Kesehatan TMT 10 Maret 2024 dilingkup Pemerintah Kabupaten Buru menerima Surat Keputusan (SK) Bupati sebagai PPPK bertempat di Aula Kantor Bupati Buru ( 02 / 04 / 24 )

Dalam laporannya Kepala BKPSDM Kabupaten Buru Effendy Rada mengatakan PPPK yang menerima SK pada hari ini berjumlah 369 orang terdiri dari jabatan fungsional tenaga kesehatan 243 orang dan jabatan fungsional tenaga guru 126 orang.
Menurut Effendy , penyerahan SK pengangkatan peawai pemerintah dengan perjanjian kerja dilingkup pemda buru bertujuan untuk mempertegas legitimasi dalam pelaksanaan tugas – tugas pemerintahan pegawai ASN pada instansi pemerintah.
Sementara itu Penjabat Bupati Buru Dr Djalaludin Salampessy S.,Pi.,SH.,M.,SI disaat memberikan sambutannya mengungkapkan , bagi PPPK yang terdiri dari tenaga tenaga kesehatan dan guru diingatkan akan tanggung jawab dan amanah yang mereka emban . Ia juga mengajak untuk sedia melayani masyarakat dengan ketulusan hati.
“ Setiap ASN harus memegang teguh nilai – nilai dasar yang sama yaitu memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat bukan menjadi pejabat yang minta dilayani , jadilah abdi negara dan abdi masyarakat yang selalu siap sedia melayani masyarakat dengan ketulusan hati , ” tegasnya.
Turut hadir pada kegiatan tersebut , Sekda M Ilias Hamid SH .,MH , Staf Ahli Bupati , para Asisten Sekda , dan seluruh pimpinan OPD dilingkup Pemkab Buru .
Dilanjutkan oleh Bupati , komitmen yang sudah ditandatangani dan diucapkan secara lisan dan ada dipikiran supya harus dapat dipegang , dengan prinsip yang kuat dan teguh.
” Karena disitulah nilai dan kehormatan serta pengabdian untuk keluarga dan negeri sendiri , ” ucapnya.
Bupati juga mengingatkan agar tidak dibentuk group yang saling menjatuhkan baik disekolah maupun ditempat tugas , kolektifitas harus dibentuk terkait dengan moralitas sosial dan kerukunan serta keyakinan yamg kuat untuk membangun negeri dalam bidang tugasnya masing – masing.

” Jangan perna membentuk group – group atau kelompok tertentu dan mengabaikan orang sekitarnya , sehingga terlihat efesitas atau kelompol elit dalam lingkungan kerja , ” ungkapnya.
Bung Forbes
( Bag Prokopim Setda Kab Buru )

