Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Buru Tinjau Launching Imunisasi Untuk Penurunan Stunting
Kab Buru,namleanews.com- Kegiatan Launching Imunisasi Dalam Rangka Memperingati Hut Kemerdekaan RI KE – 78 di Kabupaten Buru dipusatkan di Kecamatan Lolongguba Desa Grandeng ditinjau langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Buru drg Mega Aziza Salampessy. Kamis17/08/23
Dalam kunjungan langsung ke lokasi Pencanangan Launching Imunisasi Untuk Penurunan Stunting Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Buru , melihat langsung pemberian makanan tambahan dan kegiatan lainnya.

Kepala Dinas Kabupaten Buru Nani Rahim dalam laporannya mengatakan , pelaksanaan Louncing Pencanangan Imunisasi HPV atau Human Patiloma Virus dan imunisasi Rota Virus bagi anak-anak Kabupaten Buru 2023 dicanangkan di Desa Grandeng Kecamatan Lolongguba.
Dikatakannya , Pemda Kabupaten Buru akan memberikan paket makanan tambahan bagi 15 anak stunting di kecamatan Lolongguba.
” Untuk tahun 2023 locus stunting kita itu sebanyak 22 Desa dan dari 22 Desa yang ada di 10 Kecamatan sampai dengan bulan Juli 2023 ini sudah tercatat sebanyak 209 anak yang teridentifikasi sebagai anak stunting , ” kata Nani.
Dari 209 anak stunting yang terbanyak di Kecamatan Fineleisela yaitu sebanyak 114 anak. Selain itu ada pemberian paket bahan pangan bagi keluarga stunting , serta bantuan paket lansia kit bagi 27 Posyandu yang ada di Kabupaten Buru.
Dikegiatan Hut Kemerdekaan ini juga dirangkaikan dengan Pencanangan Imunisasi HPV bagi anak perempuan usia 11 tahun atau kelas 5 SD dan pemberian layanan imunisasi HPP bagi anak perempuan usia 11 tahun atau kelas 5 SD , yang pencanangan secara nasional sudah dilakukan pada tanggal 9 lalu di Kabubapten Minahasa.
” Perlu kami jelaskan bahwa , Imunisasi HPV dan Rota Virus berguna untuk memberikan perlindungan dini khususnya anak di tingkat SD kelas 5 untuk dosis 1 dan kelas 6 untuk dosis kedua , ” jelasnya.
Selain itu juga , imunisasi rota virus berguna untuk memberikan perlindungan kepada anak bayi atau balita untuk mencegah diare sehingga Pemerintah berupaya untuk memberikan perlindungan secara maksimal dari serangan virus Rota virus.
Saat memberikan sambutannya sekaligus melaunching Kegiatan Imunisasi Nasional di Kabupaten Buru , Penjabat Bupati Buru Dr Djalaludin Salampessy S.,Pi.,M.,Si menjelaskan , stunting adalah keadaan di mana gizi yang dialami oleh mulai dari ibu hamil sampai anak-anak di bawah 5 tahun yang perkembangannya tidak terlalu memberikan dukungan untuk pertumbuhan yang baik.
Menurutnya , stunting merupakan salah satu hal yang dapat menghambat kecerdasan anak , oleh karena itu Presiden instruksikan untuk seluruh komponen bangsa guna berpartisipasi bersama mendorong percepatan penurunan stunting , sehingga dapat mewujudkan harapan menjadi generasi emas di tahun 2045 .
” Ini menjadi target jangka panjang sampai tahun 2045 karenanya dicanangkan sejak dini dengan melibatkan semua komponen untuk cegah penurunan angka stunting , ” tegasnya.

Penjabat Bupati juga memberikan apresiasi kepada Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Buru yang telah memberikan penguatan terhadap PKK di tingkat Kecamatan dan tingkat Desa.
” Langkah yang dilakukan oleh Tim Penggerak PKK bersama Pemberdayaan Perempuan dan Anak juga BKKBN harus bisa diprogramkan secara baik sehingga anak-anak kita bisa tumbuh dan sehat menghadapi generasi emas , ” imbuhnya.
Selanjutnya Penjabat Bupati menyerahkan bantuan berupa kendaraan roda dua kepada beberapa Komunitas Adat Terpencil , Laptop kepada empat Kepala Sekolah , Kostum sepak bola , serta sembako dan menu tambahan bagi anak – anak dan keluarga kurang mampu.
Sekda Kabupaten Buru M Ilias Hamid SH.,MH serta para Asisten , Staf Ahli , dan Kepala OPD turut hadir mendampingi Penjabat Bupati di kegiatan tersebut.
( Bung Forbes )

