Bupati Buru Pimpin Upacara Peringatan Hari Otda XXVIII Tahun 2024
KAB BURU , Namleanews.com – Pj Bupati Kab Buru memimpin upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) Tahun 2024 yang diikuti unsur Forkopimda , para Staf Ahli Bupati , Asisten Sekda Buru , Pimpinan OPD dilingkup Pemda Buru dan Para Camat se – Kabupaten Buru serta Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Buru . Senin 29/04/24

Sambutan Menteri Dalam Negeri yang dibacakan oleh Bupati Buru Dr Djalaludin Salampessy S.,Pi.,SH.,M.,Si menekankan bahwa , otonomi daerah bukan sekadar hak , tetapi juga tanggung jawab dan kewajiban bagi daerah otonom untuk mengatur urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat. Seiring dengan perjalanan otonomi daerah selama lebih dari seperempat abad penting bagi semua pihak untuk memahami kembali filosofi dan tujuan dari otonomi daerah.
Menurut Mendagri tujuan utama dari otonomi daerah yakni kesejahteraan dan demokrasi harus terus diupayakan. Dari segi kesejahteraan desentralisasi harus memastikan pelayanan publik yang efektif , efisien , dan ekonomis , serta memanfaatkan potensi sumber daya alam secara bijak dan berkelanjutan. Sementara itu, dari segi demokrasi , kebijakan desentralisasi harus menjadi instrumen pendidikan politik yang mempercepat terwujudnya masyarakat madani atau civil society.
Lebih lanjut Mendagri sampaikan dalam konteks ekonomi hijau , kebijakan desentralisasi memberikan peluang bagi Pemerintah Daerah untuk melakukan pengelolaan sumber daya alam secara lebih efisien dan berkelanjutan termasuk transformasi produk unggulan menuju produk dan jasa yang ramah lingkungan, serta eksperimen kebijakan di tingkat lokal untuk mendorong implementasi teknologi hijau.
Menteri Dalam Negeri juga menyoroti tantangan dan hambatan yang dihadapi pemerintah daerah dalam memajukan pembangunan nasional, seperti penanganan stunting, penurunan kemiskinan, dan pengendalian inflasi. Koordinasi dan sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam mengatasi tantangan tersebut.
Di akhir sambutannya, Menteri Dalam Negeri menegaskan setelah 28 tahun berlalu , otonomi daerah telah memberikan dampak positif berupa peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Pendapatan Asli Daerah (PAD) , dan kemampuan fiskal daerah. Namun , tantangan baru muncul , dan penting bagi semua daerah untuk terus melakukan evaluasi, terobosan , dan inovasi guna mencapai pembangunan yang berkelanjutan.

Selain itu Bupati juga menjelaskan , sesuai dengan tema peringatan Hari OTDA tersebut dari aspek ekonomi daerah dan upaya menurunkan angka stuntiing , Kabupaten Buru merupakan Kabupaten di Maluku yang mengalami penurunan angka stunting.
Bung Forbes
( Bag Prokopim Setda Kab Buru )

