Dinas Perikanan Kabupaten Buru Laksanakan Bimtek Untuk Nelayan
Kab Buru , namleanews.com – Kamis 27 juli 2023 telah dilaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sertifikasi Kecakapan Nelayan di Desa Jikumerasa Kecamatan Lilialy Kabupaten Buru.
Bimtek ini dilaksanakan dengan mengundang instruktur dari Balai Pelatihan Dan Penyuluhan Perikanan Ambon yaitu Indra Cahya S.St.,Pi.,M.,Si , Sujud Tuanany , dan Abu Bakar S.,St.,Pi.,M.,Si.

Kegiatan ini dilaksanakan di Jikumerasa Resort dan diikuti oleh 84 Nelayan yang terdiri dari perwakilan tiga Kecamatan dengan empat Desa diantaranya , Kecamatan Namlea , Desa Namlea , Kecamatan Lilialy , Desa Jikumeras , Desa Ubung , Kecamatan Teluk Kaiely , Desa Kaki Aer.
Diawali dengan sambutan dari Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Buru Ulfaira Bin Tahir S.,Pi.,M.,Si , yang sangat menginovasi sehingga mendapat apresiasi dari Balai Perikanan Ambon dan semua peserta yang hadir.
Dikatakan oleh Ulfaira , Kegiatan Peningakatan Kapasitas Nelayan yang dilaksanakan melalui Bimbingan Tehknis Sertifikasi Cakapan Nelayan ini merupakan kegiatan prioritas nasional , yang dilaksanakan sesuai dengan Permen KPN nomor 33 tahun 2021.
Tentang penangkapan ikan , penangkapan diatas kapal , inspeksi , pengujian dan , penandaan kapal perikanan serta tata kelola penguatan kapal perikanan yang mengharuskan setiap nelayan wajib untuk mendapat sertifikat cakapan nelayan.
Selain itu sebagai bagian dari PMK terkait indikator kinerja daerah dan ketentuan umum bagi dana alokasi umum yang ditentukan penggunaannya tahun 2023.
Selanjutnya Abu Bakar , S,St.Pi.,M.,Si Kepala Balai Pelatihan Dan Penyuluhan Perikanan Ambon saat berkesempatan untuk memberikan pengantar mengungkapkan , Balai Pelatihan Dan Penyuluhan Perikanan Ambon pada saat ini pelaksanaan tehknisnya dibawah Kementrian Kelautan Dan Perikanan.

” Ada transfomasi dan dibwah KKP ada lima balai pelatihan yang salah satunya di Ambon dan wilayah kinerja kami sampai di Papua , ” jelasnya.
Terkait dengan kegiatan ini menurut Abu Bakar , sertifikasi kecakapan nelayan sesuai dengan amanah PP 27 untuk sertifikasi ini dibiayai oleh pemerintah baik di APBN ataupun APBD.
” Saya kira ini sesuatu yang baik dengan melihat potensi yang ada ini sangat luar biasa dimna Maluku juga masuk dalam tiga wpp , ” imbuhnya.
Disampaikan oleh Abubakar kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi nelayan melalui sertifikasi kecakapan nelayan sebagai syarat untuk bekerja di laut. Selain itu juga memberikan pengetahuan dan wawasan kepada para nelayan tentang pelayaran atau navigasi dan operasional penangkapan ikan serta keselamatan kerja di laut.
( Bung Forbes )

