Gerakan Cegah Stunting Di Kecamatan Lolong Guba Dibuka Oleh Ketua PKK Kabupaten Buru
Kab Buru , namleanews.com – Pemerintah Kabupaten Buru lewat Tim Penggerak PKK mengadakan kegiatan Pelaksanaan Gerakan Cegah Stunting Melalui Posyandu di Tingkat Kecamatan Lolong Guba Desa Grandeng Kabupaten Buru. Rabu 09/08/23
Kegiatan Pelaksanaan Gerakan Cegah Stunting dilaksanakan di Aula Kantor Desa Grandeng yang dibuka secara langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Buru drg .Mega Azizah Salampessy M.Kes.

Kegiatan ini selain dihadiri oleh PKK Kabupaten Buru juga tim Penggerak PKK Kecamatan serta 10 tim Penggerak PKK Desa , dan 30 kaders perwakilan dari 25 posyandu di Kecamatan Lolong Guba .
Selain itu tim kesehatan dari RSU Namlea diantaranya , dr Nanda specialist Anak , dan dr Selfi serta dr Riski ahli gizi yang juga sebagai narasumber dalam memberikan bimbingan teknis.
Terkait kegiatan cegah stunting , Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Buru drg Azizah Salampessy M.Kes mengatakan , diharapkan ibu desa dapat mendorong ibu kaders untuk memberikan pelayanan terbaik buat anak – anak.
” Ibu – ibu kaderslah ujung tombak arah kemana diagnosa dari setiap anak , ” jelasnya.
Lebih lanjut Mega Azizah mengungkapkan , akan ada penjelasan dari dr Nanda yang merupakan specialist anak yang berhubungan dengan arah diagnosa , tinggi , dan berat badan setiap anak yang terkait dengan diagramnya.
” Bagi ibu desa untuk selalu mendukung para kadernya serta tenaga gizi untuk selalu aktif sehingga perhatian kepada anak selalu maksimal , ” ungkapnya.
Diharapkan peran aktif selalu para ibu kader dan ibu gizi untuk selalu ditingkatkan pemahaman tentang berat badan dan tinggi badan.
” Saya mohon bagi yang belum mengerti supaya bisa ditanyakan tentang kondisi anak kepada dr Nanda , ” terangnya.
Terkait lintas sektor dan program Dahsyat yang baru dilakukan oleh tiga desa dikatakan oleh Mega Aziza bahwa , supaya terus ditingkatkan guna bisa mengikuti program pemerintah.
” Para ibu kader agar memahami , jangan sampai salah faham dan ibu gizi untuk memperhatikan setiap hasil catatan atau cekeran ukuran dari setiap ibu kader , ” tandasnya.
Sebelumnya Camat Kecamatan Lolongguba Antonius Besan S.,Pd.,M.,Pd saat melaporkan kegiatan ini mengungkapkan , berkaitan dengan pelayanan kesehatan di Kecamatan Lolongguba oleh puskesmas melayani sepuluh desa ditambah dengan desa Wamana Baru Kecamatan Finaleisela.
” Jadi Kecamatan Lolong Guba memiliki 10 desa , tapi pelayanan kesehatan oleh puskesmas 11 desa , ” kata Camat Antonius.
Terkait kegiatan Stunting yang dilaksanakan Camat menjelaskan , untuk kecamatan Lolong Guba jumlah stunting sebanyak 15 orang , namun duanya dari Desa Wamana Baru.
Program pemerintah tentang Pencegahan Stop Stunting , di Desa yang ada di wilayah Kecamatan Lolong Guba telah melakukan satu program bersama yang namanya Lintas Sektor yang didalamnya ada Puskesmas , UPTD , dan Desa – Desa yang tujuannya untuk mencegah stunting . Di dalam program ini ada program yang telah menjadi kewajiban yang dilaksanakan dengan dana desa terkait dengan stunting soal pemberian makanan tambahan balita.

” Kegiatan ini semua desa bekerja sama dengan puskesmas , dimana asupan gizi yang diberikan resep atau menunya diberikan oleh puskesmas lolongguba , ” imbuhnya.
Kemudian program pemberian asupan makanan tambahan melalui program pemberdayaan masyarakat dengan dana desa juga ada program pertanian , perikanan , serta peternakan.
” Sehingga peran desa terkait pencegahan stunting , moga kedepan berjalan dengan lancar dan dapat mencapai tujuan , ” harapnya.
Program Dahsyat atau Dapur Sehat Cegah Stunting diwilayah Kecamatan Lolongguba lewat UPTD semua Desa sudah terbentuk , dan yang sudah jalan yaitu di tiga desa Wanakarta , Waigeren , dan desa Grandeng.
” Semuanya ini untuk bagaimana kami bersinergi guna menyelesaikan kegiatan pencegahan stunting di Kabupaten Buru , ” pungkasnya.
( Bung Forbes )

