Cegah Stunting Pemkab Buru dan BAZNAS Resmi Jalankan Program GENTING
KAB BURU , Namleanews.com – Pemerintah Kabupaten Buru menorehkan langkah strategis dalam akselerasi penurunan angka stunting di wilayahnya. Pada Rabu (9/9/2026) .
Bupati Ikram Umasugi S.E tandatangani kesepakatan bersama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Buru terkait pengelolaan Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).

Program GENTING merupakan inisiatif nasional yang diusung Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN dan dieksekusi di tingkat daerah melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Buru.
Kolaborasi ini dirancang untuk memberikan intervensi tepat sasaran bagi keluarga berisiko stunting di seluruh pelosok Kabupaten Buru.
Pendekatan Multidimensional dari Nutrisi hingga Sanitasi
Stunting bukan sekadar persoalan kekurangan gizi , melainkan masalah kualitatif yang memengaruhi tumbuh kembang otak dan fisik anak secara jangka panjang. Oleh karena itu .

Program GENTING di Kabupaten Buru tidak hanya berfokus pada pasokan makanan tetapi juga mengintegrasikan intervensi lingkungan dan ekonomi secara berkelanjutan.
Pilar Intervensi Utama Program GENTING :
Gizi & Kesehatan : Pemberian paket nutrisi, makanan bergizi seimbang, edukasi pengasuhan (parenting), dan pendampingan kesehatan berkala.
Infrastruktur Dasar : Penyediaan akses air bersih, fasilitas jamban sehat, serta perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Pemberdayaan Ekonomi : Bantuan stimulus ekonomi keluarga agar secara mandiri sanggup menjaga kecukupan gizi anak di masa depan.
Sasaran utama gerakan ini terfokus pada periode emas 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yang meliputi ibu hamil, ibu menyusui, bayi di bawah usia dua tahun (baduta), serta balita dari keluarga kurang mampu atau berisiko stunting.
Sinergi dan komitmen para pemangku kepentingan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Buru, Fitri M. Kastor , dalam sambutannya menegaskan , pentingnya akurasi data sasaran dan keterpaduan langkah antarinstansi agar intervensi yang diberikan memberikan dampak terukur.
Senada dengan hal tersebut Bupati Ikram Umasugi menyatakan bahwa , percepatan penanganan stunting memerlukan pendekatan gotong royong yang melampaui batas-batas birokrasi formal.
” Persoalan stunting adalah taruhan masa depan generasi muda Kabupaten Buru. Pemerintah Daerah tidak bisa berjalan sendiri. Kemitraan bersama BAZNAS ini menjadi jembatan logis untuk menggerakkan kepedulian sosial seluruh elemen masyarakat , ” tegas Bupati Ikram Umasugi dalam arahannya.
Sementara itu , Ketua BAZNAS Kabupaten Buru H. Wara menyambut baik kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah daerah.
Ia menilai kolaborasi ini sangat luar biasa karena mampu mengawinkan nilai-nilai kepedulian sosial-keagamaan dengan agenda pembangunan nasional.
Gotong Royong Publik cara menjadi orang tua asuh salah satu keunggulan program GENTING terletak pada transparansi dan akses kemudahan partisipasinya.
Masyarakat luas mulai dari individu , komunitas , BUMN , pihak swasta , hingga pegawai instansi pemerintah dapat mendaftar secara resmi sebagai Orang Tua Asuh melalui BAZNAS Kabupaten Buru.
Melalui skema pengelolaan zakat infak dan sedekah yang akuntabel BAZNAS akan menyalurkan bantuan secara terarah langsung kepada keluarga penerima manfaat yang telah terdata oleh DPPKB Buru.
Dengan resminya kerja sama ini Pemerintah Kabupaten Buru berharap angka prevalensi stunting di daerah dapat turun secara signifikan sekaligus mencetak generasi emas Buru yang sehat , cerdas , dan berdaya saing di masa depan .

