Penjabat Bupati Buru Membuka Kegiatan Bimtek Untuk Nelayan Yang Dilaksanakan Oleh Dinas Perikanan
Kab Buru , namleanews.com – Dinas Perikanan Kabupaten Buru menggelar Bimbingan Teknis Sertifikasi Kecakapan Nelayan guna meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Nelayan di Kabupaten Buru. Kamis 27/07/23
Penjabat Bupati Buru Dr Djalaludin Salampessy S.,Pi.,M.,Si membuka kegiatan tersebut yang dilaksanakan di Jikumerasa Resort Desa Jikumerasa Kecamatan Lilialy Kabupaten Buru.
“Kami berharap kepada masyarakat nelayan agar selalu membantu dan mendukung pemerintah daerah dalam menjalankan program-program strategis, khususnya di sektor perikanan dan kelautan, termasuk juga dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungannya masing-masing , ” kata Bupati Buru saat memberikan sambutannya.

Bupati Djalalludin mengemukakan, Kabupaten Buru merupakan Pulau Besar dengan luas 9,0000 km persegi lebih luas dari P Bali inilah yang kemudian menjadi wilayah tangkapan ikan.
Berbagai dinamika perencanaan pembangunan perikanan , eksploitasi maupun kajian – kajian yang kemudian mengatakan bahwa Kepulauan Maluku adalah kepulauan dimana memiliki potensi laut yang sangat luar biasa.
” Ada sekitar 5 juta ton ikan dilaut Maluku dan kita baru manfaatkan 500 ribu artinya peluang itu masih ada untuk dioptimalisasi seluruh langkah untuk menciptaian kemakmuran , ” ungkap Bupati.
Diakatakan oleh Bupati , untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif yang kemudian akan memberikan dampak terhadap apa yang diinginkan yakni Buru yang maju , mandiri , sejahtra dan berkeadilan sehingga dalam konteks itulah maka langkah yang dilakukan oleh Kepala Dinas Perikanan adalah langkah utama yang merupakan acuan untuk manfaatkan eksploitasi sumber daya potensi perikanan yang ada di WPP atau Wilayah Penangkapan Perikanan.
” Namun hambatan kita adalah komitmen internasioanal terkait gizi penduduk dan kemampuan sumber daya kita dalam pengelolaan yang menjadi perhatian , ‘ tandasnya.
Kemudia dimulai dengan alat tangkap atau yang dipakai dan metode pengelolaan , metode tangkapan sampai pasca panen merupakan hal yang dinilai oleh negara terkait ekspor yang dilakukan.

” Tidak ada kata lain , dari langkah yang dilakukan kecuali nelayan disertifiaksi kecakapan , ” tegas Bupati.
Penjabat Bupati Buru mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Balai Penyuliuhan Perikanan Ambon yang telah memberikan Bimtek kepada 84 nelayan yang ada di Kabupaten Buru.
” Jadi kami bangga dengan semua nelayan , dan mereka harus disertifikasi karena nilai dari bobot tangkapan terkait dengan produk yang diekspor ke pasar internasional harus melalui standar yang sudah ditetapkan , ” pungkasnya..
Bupati menandaskan , salah satu persoalan yang juga perlu diselesaikan adalah persoalan tanah yang pada akhirnya akan bermuara pada laut , ketika sisi darat rusak maka lautpun akan terpengaruh dan pada wilayah pesisir akan dapat berefek pada ikan – ikan yang ada di laut terutama ikan pelagis.
Setelah itu Penjabat Bupati memyerahkan bantuan alat tangkap kepada nelayan yang diserahkan secara simbolis.
( Bung Forbes )

