Penjabat Bupati Buru Buka Kegiatan Lomba HadrahTingkat Kecamatan Namlea
Kab Buru,namleanews.com – Perkembangan zaman pada era modern saat ini, dibarengi dengan perkembangan budaya dari luar yang begitu pesat yang dapat mempengaruhi perilaku masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Budaya atau kebiasaan masyarakat yang muncul dewasa ini, harus disikapi secara arif dan bijaksana, dengan tetap mengedepankan kearifan lokal serta mengutamakan adat yang menjadi ciri khas daerah ini.
Hal inilah yang menjadi inisiatif panitia Hadrah Kompleks BTN Tatanggo untuk melaksanakan lomba hadrah tingkat Kecamatan yang diikuti oleh peserta dari 8 Desa dan Dusun yang ada di Kecamatan Namlea.
Penjabat Bupati Buru Dr Djalaludin Salampessy yang didampingi oleh Asisten I Ani Lebang , Asisten III Arman Buton , dan Staf Ahli Mansur Mamulati , menghadiri sekaligus membuka Acara Lomba festifal tersebut. Jumat 27/07/23
Pejabat Bupati Buru mengatakan , tradisi ini perlu dikembangkan karena bagian dari budaya yang menjadi pendidikan buat generasi berikutnya.
” Hari ini kita ada pada festifal hadrah tatanggo yang didukung oleh TPQ Nurul Hidayah , semoga ini dapat menjadi contoh tpq yang lain yang ada di tiap desa di Kabupaten Buru , ” ungkap Bupati.
Diharapkan oleh Bupati , apa yang ditampilkan dalam festifal hadrat ini akan memberikan sebuah kebaikan terutama generasi muda muslim di daerah ini semakin meningkatkan zikir kepada Allah SWT.

” Teruslah mengumandangkan kalimat – kalimat zikir dalam hadrah , ” kata Bupati.
Ditegaskan kembali oleh Djalaludin Salampessy bahwa , acara ini harus terus dilestarikan karena mengandung unsur – unsur ketakwaan dan nilai- nilai islami dan menjadi konteks budaya untuk terus dikembangkan.
” Saya yakin generasi kita akan terdidik dengan baik dan memiliki kemampuan ,dan mampu untuk bisa bergaul sesuai dengan tingkah laku yang diajarkan ,sehingga ini menjadi harapan kita ,sehingga kita sama – sama membangun negeri ini untuk mewujudkan negeri yang taibatun baratum ghafur , ” pungkasnya.
Kemudian Penjabat Bupati melepaskan peserta hadrah , dengan mengangkat bendera sebagai tanda dimulainya lomba.
( Bung Forbes )

