Bupati Buru Lantik Pengurus Ikatan Keluarga Keturunan Tionghoa Buru ( IKKTB )
Kab Buru , Namleanews.com – Ikatan Keluarga Keturunan Tionghoa Kabupaten Buru ( IKKTB ) mengadakan Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus yang dilakukan langsung oleh Penjabat Bupati Dr Djalaludin Salampessy S.,Pi.,SH.,M.,Si.

Pengukuhan dan Pelantikan 11 pengurus IKKTB ini dihadiri juga oleh Dandim 1506/Namlea , Kepala Dinas jajaran Pemda Buru , Anggota DPRD Erwin Tanaya , Kemenag Kabupaten Buru , serta para anggota IKKTB se-kota namlea.
Dalam sambutannya Penjabat Bupati mengucapkan , pelantikan pengurus IKKTB merupakan bukti sebuah proses keberagaman berjalan dengan baik , juga menjadi satu mekanisme kulturasi yang tidak direkayasa tetapi dengan sendirinya mengalir sesuai kaidah alamiah.
Dikatakan oleh Bupati dari aspek berbagai literasi soal kultur maka hubungan yang sudah terbentuk dari jaman sriwijaya antar masyarakat , telah menciptakan berbagai keturunan termasuk masyarakat tionghoa yang kemudian beradaptasi secara lokal dengan masyarakat khususnya di Kabupaten Buru.
” Saat ini keberagaman sudah berjalan dengan baik , saya berharap kepada seluruh masyarakat Buru untuk mempererat hubungan keberagaman dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika , ” tandasnya.
Lanjutnya , hari ini di Kabupaten Buru kita semua sama-sama menyaksikan satu pengukuhan , dimana elemen-elemen oraganisasi kemasyarakatan terbentuk untuk mewujudkan sebuah ikatan kekeluargaan dalam naungan Kai Wait.
Menurut Bupati , pengukuhan IKKTB adalah sebagai bentuk kebersamaan dan keberagaman guna mewujudkan Kabupaten Buru yang maju mandiri , sejahtera dan berkeadilan yang juga merupakan visi besar dalam membangun , membina serta mengembangkan berbagai budaya sebagai warisan leluhur yang harus dijaga.
” Memperkenalkan diri dan keturunan adalah hak-hak adaptif yang melekat tanpa ada perlu perubahan , ” ucapnya.
Namun sambungya , IKKTB harus mampu untuk memiliki kekuatan daya dukung yang menyesuaikan dengan kondisi kearifan lokal dan menjadi bagian dari keberagaman sebagai sebuah fitrahnya pengakuan hukum alam dan dijadikan sebagai aset bangsa untuk bersama-sama menapaki hidup yang berkelanjutan.
Ditegaskan oleh Bupati , kebhinekaan adalah anugerah Allah dan dalam kebhinekaan ada kekayaan yang tersembunyi yang harus digali. Untuk itu ketika masing-masing bergerak maka akan menjadi besar.

Sementara itu salah satu pembina IKKTB Abd Kadir Tan dalam sambutan sebelumnya mengatakan , IKKTB merupakan wahana silaturahmi untuk mengaplikasi warisan para leluhur yang telah bermukim di P Buru , dan IKKTB juga dibentuk untuk berorientasi pada masalah sosial kemasyarakatan.
” Dan ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah perjuangan di P Buru , ” katanya.
Bung Forbes
( Bag Forkopimda Set Kab Buru )

