Penjabat Bupati Buru Lantik Kadis Kesehatan Dan Kadis Dukcapil Dilingkup Pemda Buru
Kab Buru , namleanews.com – Pelantikan Dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Dilingkungan Pemerintah Kabupaten Buru Tahun 2023 dilakukan oleh Penjabat Bupati Buru Dr Djalaludin Salampessy yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Buru . Kamis ( 31/08/23 )
Pejabat eslon dua yang dilantik tersebut adalah Nani Rahim sebagai Kepala Dinas Kesehatan , dan Elfira Kamarullah sebagai Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Buru.

Turut menghadiri kegiatan pelantikan , Sekda M Ilias Hamid SH.,MH , Dandim 1506/Namlea Letkol Arh Agus Nur Fujianto S.,Ip.,M.,Han , Kapolres P Buru , AKBP Nur Rahman S.,Ik.,M.,Si , Kepala Pengadilan Negeri Namlea Zamzam Ilham SH , Ketua KPU Munir Soamole SH , para Asisten , Staf Ahli , serta Kepala Opd di jajaran Pemda Buru.
Penjabat Bupati Dr Djalaludin Salampessy S.,Pi.,M.,Si dalam sambutannya mengatakan bahwa , dalam hal ini kita bersama untuk bagaemana membangun negeri ini demi kemajuan bangsa dan negara.
” Hari ini akan dilantik pejabat tinggi pratama di lingkup Pemda Kabupaten Buru , khusus untuk Dinas Kesehatan dan Dinas Dukcapil , ” kata Bupati.
Lanjutnya , dan bila segala proses yang direncanakan sesuai dengan peraturan daerah maka seluruh pejabat tinggi pratama eslon tiga dan eslon empat sampai dengan camat akan dilakukan pelantikannya.
Menurut Bupati , masyarakat membutuhkan pelayanan yang maksimal , maka harus ada penyusuain pada struktur organisasi , guna mewujudkan pelayanan kepada masyarakat dengan melaksanakan tugas untuk membangun negeri ini menuju satu tatanan masyarakat dengan asn yang terkelola secara baik.
” Saya melihat ada dinamika yang membuat asn kita berpikir diluar kebiasaan seorang asn , maka langkah utama yang dilakukan adalah dengan penyegaran organisasi , ” ungkapnya.
Dikatakannya , pelantikan ini telah melalui mekanisme undang – undang , kemudian koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah provinsi , pusat , sehingga pelantikannya berjalan dengan baik.
Kabupaten Buru memiliki sumber daya alam yang belum dapat dikelola dengan baik , sebab sdm yang ada belum mampu untuk menyentuh , menggali dan mengekplorasi bahkan mengeksploitasi sumber daya alam yang maksimal untuk mewujudkan peningkatan pad.

” Kontriibusi opd untuk menunjang pad sampai dengan bulan ini baru 38% dari 43 milyar yang ditargetkan ditahun 2023 , ” tegasnya.
Berbagai dinamika dibidang pelayanan dasar untuk masyarkat terutama kesehatan , menjadi sesuatu yang jauh dari semestinya untuk itu dibutuhkan upaya yang maksimal yang harus dilakukan oleh kepala dinas dengan kordinasi dan laporan kepada Bupati , Kementrian , dan Dinas Povinsi.
Sentuhan kawasan adat terpencil belum bgitu maksimal , maka harus ada kolaborasi catatan sipil ditingkat pemerintahan dengan semua adat yang berkembang dinegeri ini untuk bisa mengakomodir tuntutan masyarakat.
” Sehingga tidak terjadi intervensi yang lain , dan itu menjadi tugas catatan sipil karena persoalan adat dinegeri ini harus dijunjung tinggi , ” tegasnya.
( Bung Forbes )
( Prokopim Setda Kab Buru )

