Penjabat Bupati Buru Panen Perdana Ikan Nila Sistim Bioflok Kerja Sama Lapas Namlea dan Dinas Perikanan Kabupaten Buru
Kab Buru,namleanews.com-
Panen perdana ikan nila pada wadah budi daya sistem bioflok yang dilaksanakan oleh Dinas Perikanan Kabupaten Buru bekerjasama dengan Lapas Kelas III Namlea dilakukan langsung oleh Penjabat Bupati Buru Dr Djalaludin Salampessy S.,Pi.,M.,Si. (Sabtu 26/08/23)
Diketahui penerapan dan pengembangan budidaya ikan nila sistem bioflok merupakan penerapan teknologi ramah lingkungan yang dilakukan Warga Lapas dan ini merupakan Program Pembinaan Kemandirian Pemasyarakatan oleh Lapas Kelas III Namlea.

Sambutan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Buru Ulfairah Bin Tahir S.,Pi.,M.,Si mengatakan , panen perdana ikan nila ini merupakan bagian dari implementasi atas instruksi Penjabat Bupati kepada Dinas Perikanan Kabupaten Buru untuk bagaemana supaya dapat mengembangkan perikanan alternatif selain perikanan laut.
Kemudian kami kordinasi dengan Sekda dan Asisten II maka langkah yang kami lakukan selanjutnya berkordiansi dengan kementrian Kelautan Dan Perikanan.
Lanjutnya , ditahun 2022 ada 5 bantuan Bioflok yang salah satunya dilapas Kls III Namlea yang disalurkan melalui bantuan aspirasi anggota DPRRI Komisi IV Abdula Tuasikal.
” Hari ini dilakukan panen sebagai hasil dari apa yang telah kami laksanakan , ” jelasnya.
Langkah yang kami lakukan merupakan strategis dalam rangka menyiapkan wbp untuk bagaemana setelah keluar dari lapas mereka dapat mengembangkan budi daya ikan nila.
Melalui pelaksanaan panen perdana, diharapkan akan membuka cakrawala berpikir dan menginspirasi masyarakat secara umum terhadap teknologi budidaya ikan nila untuk berpartisipasi aktif dalam rangka penyediaan dan pemenuhan konsumsi pangan asal ikan di Kabupaten Buru.
Menurut Kepala Lapas Ilham SH , sesuai dengan tugas Lapas Kls III Namlea yang membina dan merawat warga binaan di Lapas , dan dengan aturan tentang pembinaan kemasyarakatan , maka kami melaksanakan kerjasama dengan Pemerintah Daerah melalui beberapa Dinas Opd di lingkup Pemda Buru.
Dalam lingkup kerjasama dengan pemda kata Ilham , kami telah mendapatkan bantuan bibit tanaman jagung dari Dinas Pertanian , selain itu diberikan kursus kepada warga binaan di BLK Kabupaten Buru , juga dengan Dinas Kesehatan yang telah memberikan obat kepada warga binaan kami , serta warga binaan kami mendapat jamkesda untuk pengobatan di Rumah Sakit.
Sementara itu Kepala Devisi Kemasyarakatan Kemenkumham Kantor Wilayah Maluku Dr Saiful Sahri mengungkapkan , diwajibakan bagi pegawainya untuk membeli ikan nila sebagai bentuk penghargaan terhadap apa yang sudah dilakukan oleh warga binaan Lapas Kls III Namlea yang bekerja sama dengan Dinas Perikanan Kabupaten Buru.
” Lapas Namlea sangat hebat , sehingga tidak boleh ada napi yang nganggur didalam dan selalu berproses dalam kemandirian , ” tandasnya.
Pembinaan proses perikanan darat menjadi salah satu alternatif , untuk membentuk kemandirian warga lapas.
” Suksesnya sebuah pembinaan tergantung juga dari peran pemerintah dan masyarakat , ” ungkapnya.
Penjabat Bupati Buru Dr Djalaludin Salampessy S.,Pi., M.,Si menuturkan saat memberikan sambutannya , hari ini kita panen ikan nila hasil budidaya warga lapas yang bekerja sama dengan Dinas Perikanan.

Pembelajaran yang dilakukan kami yakin akan bisa membangkitkan nilai independensi diri bagi warga lapas dan pada waktunya nanti mereka akan mampu adaptasi dengan lingkungan dimana mereka berada sebagai masyarakat yang bebas.
Kami mendorong Dinas Perikanan untuk terus memberikan yang terbaik dalam mengelola potensi sumberdaya alam yang dimilki oleh perikanan.
Nilai dari ikan Nila yang dibudidayakan berdampak luas terhadap ekonomi walaupun dalam skala yang kecil.
” Tetapi outcam yang kemudian bisa ditafsirkan sebagai bagian dari edukasi kepada warga binaan Lapas Kls III Namlea , diyakini akan bisa memiliki multi player efek terhadap mereka , ” pungkasnya.
Proses seperti ini butuh kesabaran dan kerja keras dan ketelitian dengan dilakukan secara rutin dilakukan , budidaya ini diharapkan akan menjadi unjung tombak perikanan di Kabupaten Buru.
( Bung Forbes )

