Calon Bupati Nomor Urut 2 Pasangan IKHLAS Sudarmo Unggul Dalam Debat Wakil Bupati Buru
KAB BURU , Namleanews.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buru kembali menyelenggarakan Debat Calon Wakil Bupati Periode 2024-2029.
Debat yang berlangsung di Aula kantor Bupati Buru pada 07/10/24 dihadiri oleh semua Calon Bupati dan pendukungnya , serta Kakesbang Pol , Polres Buru , Kodim 1506 / Namlea serta Kejaksaan.

Empat pasangan calon (Paslon) Wakil Bupati Kabupaten Buru saling beradu Visi Misi dan Programnya dalam debat tersebut , responsif, transparan , dan Akuntabel .
Debat yang dimulai pukul 15 , 30 WIT ini calon Wakil Bupati nomor urut 2 Sudarmo mendapatkan giliran kedua untuk menyampaikan Visi dan Misi serta Program Unggulan terkait topik debat.
Dalam paparannya , Sudarmo menegaskan visinya bahwa , untuk mewujudkan Kab Buru yang BERSERI ( Berbudaya , Sejahtera dan Religi ) dibutuhkan daya saing yang berlandaskan ekonomi kerakyatan berbasis sumber daya manusia yang unggul.

Diperlukan pelayanan dari Pemerintah yang responsif , transparan , dan akuntabel sehingga mampu mempercepat peningkatan ekonomi masyarakat serta ekonomi daerah , tambahnya.
Pasangan IKHLAS akan mendorong ekonomi di Kab Buru dengan berbagai terobosan untuk memaksimalkan potensi pariwisata , UMKM , kesenian dan budaya , juga memperbanyak pasar tradisional sertan membangun industri pertanian dan peternakan , perikanan dan sebagainya , kata Sudarmo.
“ Kami komit untuk mendorong ekonomi yang pro rakyat karena ini akan mengurangi kemiskinan dan pengangguran , ” ungkapnya.

Akan mendorong OPD teknis untuk bekerja keras sebab ada banyak potensi ekonomi yang belum di optimalkan seperti pariwisata.
“ Kalau kami dipercaya sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kab Buru akan saya minta semua kepala dinas untuk menyusun road map guna dibuatkan perda atau peraturan bupati , ” tegasnya.
Sudarmo menjelaskan , untuk menggerakan itu semua diperlukan infrastruktur yang memadai , bagaimana meningkatkan aksesibilitas dan konektifitas.
“ Dengan infrastruktur yang baik akan mengurangi cost yang dikeluarkan para petani , dan pelaku usaha UMKM akan berdaya saing , ” ujarnya.
Bung Forbes

